Saturday, July 27, 2013

Jumhur Ingatkan TKI Jangan Boros


Safari Ramadhan VI BNP2TKI Hari ke-11
Jumhur Ingatkan TKI Jangan Boros

Magetan, BNP2TKI, Selasa (22/7) - Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat mengingatkan para TKI yang sedang bekerja di luar negeri jangan boros dan konsumtif dalam menggunakan uangnya.
Gaji yang tinggi di luar negeri menggoda TKI untuk bergaya hidup konsumtif dan boros sewperti gonta-ganti handphone, beli pulsa, merokok, atau membelanjakan aneka barang yang bukan kebutuhan utamanya.
"Saya minta agar TKI jangan boros, hemat dan sisakanlah dari gaji anda untuk ditabung," ujar Jumhur saat berdialog dengan jajaran pemerintah daerah, keluarga TKI, TKI Purna, dan PPTKIS. di Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jatim, Senin (22/7) malam.
Menurut Jumhur, gaji TKI sektor domestik di Hong Kong saat ini sekitar Rp6 juta, di Taiwan Rp5 juta dan di Korea Rp10 juta. Itu baru gaji pokok belum kalau lembur tentu akan lebih besar lagi. Karena itu, para keluarga TKI diingatkan agar keluarganya yang sedang bekerja di luar negeri harus memiliki tabungan untuk rencana membuka usaha di kampung halamannya kelak.
Jumhur mencontohkan, di Kabupaten Ngawi ada 2 orang TKI yang hidup awalnya sangat miskin yaitu Bambang Supriyadi (34) dan Said Subako (44). "Kemiskinan telah mendorong keduanya untuk bekerja keluar negeri guna mengumpulkan modal," katanya.
Setelah pulang, lanjut Jumhur, Bambang mantan TKI Korea telah sukses menjadi Pengusaha Padi sekaligus Kepala Desa. Sementara Said mantan TKI Taiwan sukses membuka usaha kelontong beromset 200 jutaan dan membangun rumah senilai Rp400 juta.
"Bambang dan Said adalah contoh 2 orang TKI yang hemat, jujur dan memiliki rencana usaha ke depan," gugahnya.
Karena itu, Kepala BNP2TKI mengingatkan agar kepada para TKI di Hongkong jangan suka meminjam uang di bank Hongkong karena adanya bunga yang tinggi.
"Ingat, jika anda konsumtif maka anda akan terbelit hutang dan itu tidak baik buat masa depan anda dan keluarga," katanya.


No comments:

Post a Comment