Tangerang, BNP2TKI, Rabu (31/7/)Menjadi TKI merupakan kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengumpulkan modal.
Dibandingkan bekerja di dalam negeri pada jabatan yang sama gaji yang diperoleh dengan bekerja di luar negeri tentu akan lebih banyak didapat.
"Jangan sia-siakan modal yang didapat. Hindari pengeluaran konsumtif dan harus punya mimpi sebagai calon pengusaha," ujar Deputi Perlindungan Lisna Y Poeloengan ketika memberi sambutan pada kegiatan "Buka Puasa Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat bersama Ratusan TKI yang baru tiba di gedung Balai Pelayanan Kepulangan TKI (BPKTKI) Selapajang, Tangerang, Rabu (31/7).
Menurut Lisna, pengetahuan, kemampuan bahasa asing yang telah didapat dan modal yang terkumpul harus digunakan sebaik-baiknya untuk berusaha. Diingatkannya, jejaring berupa teman-teman , keluarga besar majikan yang ada di luar negeri merupakan modal yang amat berharga untuk meluaskan pemasaran produk ke luar negeri.
Dia mencontohkan Listi, mantan TKI di Singapura yang telah mengembangkan usaha jilbab dan asesoris muslimah ke negeri Singapura dan Malaysia. Sebelumnya Listi adalah mantan pekerja di Singapura.
Hampir rata-rata TKI yang baru pulang asal negara-negara dari Timur Tengah ini memiliki kemampuan dalam membuat masakan Nasi Briyani.
Kepada ratusan TKI, Lisna menggugah agar mereka bisa mengembangkan masakan Nasi Briyani ini di daerah masing-masing. "Guanakan nama rumah makan anda Nasi Briyani Cianjur, Garut dan lainnya untuk menarik pengunjung," katanya.
Lisna juga meminta agar para TKI jangan pernah patah semangat. Teruslah berusaha dan selalu berdoa kepada Allah Swt.
Pada kesempatan itu, Lisna menanyakan 2 orang TKI yaitu Tara yang sudah habis kontrak kerjasanya dan Yana yang pulang untuk alasan cuti berlebaran bersama keluarganya di Sukabumi.
Kepada Tara, Lisna meminta agar bisa menggunakan uangnya untuk modal usaha di kampung halamannya.
"Ingat anda harus mempunyai mimpi menjadi pengusaha dan niatlah untuk tidak kembali lagi ke luar negeri," katanya.
Buka Puasa Bersama TKI juga dihadiri Deputi Penempatan Agusdin Subiantoro, Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Herry Hidayat, Direktur Pemberdayaan Arini Rahyuwati, Kepala Biro Perencanaan dan Adm Kerjasama Yunafri, Kepala Biro Keuangan dan Umum Rizal Bastari, dan Kepala BPKTKI Selapajang Kombes (Pol)Rolly Laheba.





