Cisarua, BNP2TKI, Jumat (14/6) Keberhasilan meniti karir berwirausaha bisa diukur dari keseriusan seseorang dalam menerima ilmu dan ketrampilan yang diajarkan. Sebagai fasilitator program pelatihan kewirausahaan bagi TKI Purna sejak 4 tahun lalu, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI Jakarta (BP3TKI) Jakarta selalu mengharapkan keberhasilan para Calon Wirausaha muda dari Jakarta.
Harapan itu disampaikan Kepala BP3TKI Jakarta, Delta, SH, MM ketika membuka Bimbingan Teknis Pemberdayaan TKI Purna Penempatan Angkatan Kedua Tahun 2013 di Hotel Raya, Cisarua, Jumat Sore (14/6).
Turut hadir pada Bimtek yang diadakan selama 3 hari, 14-17 Juni 2013 ini Kepala Seksi Perlindungan BP3TKI Jakarta Yull Evira Yulinda, SH, M,Si, Pejabat Fungsional Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Industri Hadi Gunawan, M, Hum, dan Staf Ahli Usaha Kecil Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) Dinas Provinsi Jakarta Utara DR. Ir. Hendro Praponco.
Menurut Delta, Bimtek ini diikuti 50 peserta dengan latar belakang TKI Bermasalah, TKI yang baru mau mulai berusaha maupun TKI yang sudah berusaha dan TKI menginginkan adanya kemapanan dalam berusaha.
Kepada para peserta, Delta meminta agar mengikuti tahapan-tahapan kegiatan ini dengan serius. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit dan pengeluaran itu tentu harus dipertanggungjawabkan.
“Kalian hadir dibiaya negara dan negara juga mengawasi keberhasilan program pelatihan ini,†gugahnya.
Delta menggugah, ke-50 orang peserta Bimtek in adalah merupakan orang-orang terpilih dari 400 peserta yang sebelumnya sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan kewirausahaan ini. Sebagai orang terpilih para calon wirausaha diminta untuk dapat memanfaatkan ilmu dan pengetahuan yang didapat untuk kelangsungan usaha-usaha yang sedang dan akan dijalankan.
“Kehadiran anda dari rumah meninggalkan keluarga telah mendorong komitmen pemerintah untuk memfasilitasi terbentuknya para wirausaha muda Jakarta,†katanya.
Sekali lagi, kata Delta, motivasi dan keseriusan kalian selama 3 hari Bimtek ini akan menentukan keberhasilan kalian dalam mengembangkan usaha nantinya,†gugah Delta.
Bimtek BP3TKI Jakarta kali ini memang mencoba untuk terus-menerus melakukan penajaman dan fokus pada kualitas produk yang dihasilkan. Penajaman dimaksud ialah pada produk olahan kulit kerang yang banyak menjadi limbah di Tanjung Priok dan dikembangkan menjadi produk-produk kerajinan tangan (handycraft). Pemerintah terus berinovasi dan peka dalam melihat keinginan masyarakat khususnya kepada TKI Purna yang ada di wilayah Jakarta.
Delta menuturkan, pihaknya sudah empat tahun mengadakan Bimtek TKI Purna. Karena itu, peningkatan terus dilakukan baik dari sisi SDM, anggaran, kualitas peserta, nara sumber dan yang tidak kalah penting ialah bagaimana mengasah TKI Purna Jakarta agar mereka lebih berdaya, manusiawi, mandiri dan meningkatkan kesejahteraannya.
Pada kesempatan itu ,Delta juga memberi appresiasi kepada mantan TKI Dubai, Radiyatul Adawiyah asal Cilincing, Tanjung Priok dan Sopiah yang telah menjadi penggerak dari rintisan Koperasi Devisa Mandiri.
â€Saya mengharapkan koperasi ini bisa menjadi penggerak kemajuan usaha-usaha TKI Purna di Jakarta,†harap Delta.

No comments:
Post a Comment